Dia mengelaborasi bahwa pemakaian satu liter BBM hanya bisa menempuh sekitar 10-12 km, di mana ongkos satu liter bensin sekitar Rp 8.000. Adapun jarak tempuh per liter bensin setara dengan konsumsi listrik sebesar 1,3 kWh, di mana harga listrik per kWh hanya sekitar Rp 1.400-an. "Kalau 1,3 (kWh) ya sekitar Rp 1.800 lah atau Rp 1.700.
Jarak tempuh digunakan untuk menghitung penggunaan bahan bakar. Akibatnya, komputer akan memperbarui dengan interval waktu yang lebih lama. Salah satu teknik menghitung penggunaan bahan bakar menggunakan MID adalah menempuh jarak yang jauh, misalnya 100 km. Tujuannya adalah untuk meningkatkan jatuh tempo perhitungan.
Begini kira-kira cara penghitungannya, untuk mengetahui 1 liter BBM mobil bisa melaju berapa KM. Baca Juga: Ini Motor yang Akan Digunakan Marc Marquez di Musim Balap MotoGP 2024 Pertama lihat, berapa kilometer di odometer mobil atau penunjuk jarak tempuh setelah diisi bahan bakar yang kedua tadi.
Pastikan anda memperhatikan pemakaian bahan bakar. Untuk memperhitungkan efisiensi bahan bakar mobil anda, ada beberapa langkah yang bisa anda ikuti. Untuk memperhitungkan mpg (Mil per gallon) anda, hal yang harus anda lakukan adalah: 1. Setelah anda mengisi tangki, perhatikan jarak tempuh pada odometer.
Cara menghitung konsumsi BBM truk adalah dengan membagi jarak tempuh dengan jumlah bahan bakar yang digunakan. Rumus untuk menghitung efisiensi konsumsi BBM adalah KM/L atau Liter/100 KM. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi BBM truk antara lain kondisi jalan, beban muatan, dan gaya mengemudi.
Nah terakhir, pemilik kendaraan tinggal membagi jumlah jarak tempuh dengan jumlah bahan bakar yang digunakan untuk mengisi kembali tangki bahan bakar hingga penuh. Contohnya, dalam ototest yang dilakukan detikOto kami melalukan pengetesan terhadap Mobil A. Mobil ini kami bawa berjalan sejauh 120 km dan ternyata kami harus mengisi bensin
.
cara menghitung bbm dengan jarak tempuh